Setiap 17 Agustus, kita biasanya sibuk dengan lomba makan kerupuk, panjat pinang, tarik tambang, sampai perang sarung yang entah kenapa selalu terasa lebih serius dari final Piala Dunia.
Tapi selain seru-seruan, momen kemerdekaan juga bisa jadi waktu yang pas untuk mencoba sesuatu yang baru loh. Salah satunya apa sih? Yak, belajar bahasa asing!
Bukan berarti setelah ikut lomba 17-an kamu harus langsung bisa ngobrol dengan orang dari lima negara sekaligus. Pelan-pelan saja. Yang penting mulai dulu.
Baca juga: Kenapa Bahasa Spanyol Semakin Penting di Dunia yang Makin Terhubung?
1. Kemerdekaan Bisa Jadi Momentum untuk Upgrade Diri
Kemerdekaan bukan cuma soal merayakan sejarah, tetapi juga bisa menjadi pengingat untuk terus berkembang.
Setiap orang punya cara masing-masing untuk upgrade diri. Ada yang mulai olahraga, mencoba skill baru, membaca lebih banyak buku, atau belajar sesuatu yang selama ini cuma masuk daftar "ntar dulu deh" alias wishlist.
Nah, kalau belajar bahasa asing sudah lama masuk daftar itu, mungkin Agustus ini saatnya benar-benar mulai.
Tidak perlu langsung menargetkan bisa fasih dalam sebulan. Mengenal beberapa kosakata baru setiap hari saja sudah menjadi langkah yang bagus.
2. Bahasa Asing Bisa Membuka Dunia yang Lebih Luas
Bahasa bukan cuma kumpulan kosakata dan grammar yang bikin dahi berkerut.
Dengan menguasai bahasa baru, kita juga bisa mengenal budaya, kebiasaan, musik, film, makanan, dan cara berpikir dari masyarakat lain.
Misalnya, ketika mulai belajar bahasa asing seperti bahasa Spanyol, kamu bukan cuma belajar mengatakan hola atau gracias. Kamu juga bisa mulai memahami bagaimana orang di Spanyol dan negara-negara Amerika Latin berkomunikasi dan melihat dunia.
Bonusnya, ketika traveling nanti, kamu tidak harus selalu bergantung pada Google Translate untuk memesan makanan. Walaupun Google Translate tetap boleh ikut liburan. Dia juga butuh healing.
3. Belajar Bahasa Asing Bisa Jadi Skill untuk Masa Depan
Bahasa asing juga bisa menjadi investasi untuk karier.
Dunia kerja semakin terhubung. Profesional bisa bekerja dengan klien dari negara lain, bergabung dengan tim internasional, atau berkomunikasi dengan pasar yang berbeda.
Karena itu, kemampuan berbahasa asing bisa menjadi nilai tambah yang menarik. Bukan hanya karena terlihat keren di CV, tetapi karena kemampuan tersebut bisa membantu membangun komunikasi dan koneksi dengan lebih banyak orang.
Bahasa Spanyol, misalnya, digunakan oleh ratusan juta orang di berbagai negara. Artinya, satu bahasa tambahan bisa membuka akses ke komunitas yang sangat luas.
Baca juga: Cara Cepat Menguasai Percakapan Spanyol untuk Pemula
4. Tidak Perlu Menunggu Sampai "Siap"
Salah satu alasan orang menunda belajar bahasa adalah karena merasa harus punya waktu luang yang banyak.
Padahal, kamu tidak perlu langsung belajar dua jam setiap hari sambil ditemani lilin aromaterapi dan playlist instrumental.
Mulai dari 10 sampai 15 menit sehari juga bisa kok.
Pelajari beberapa kosakata, dengarkan lagu berbahasa asing, tonton video pendek, atau coba membuat kalimat sederhana. Yang penting konsisten dan tidak takut salah.
Karena dalam belajar bahasa, salah mengucapkan satu kata jauh lebih baik daripada tidak pernah mengucapkannya sama sekali (ahh itu dia).
5. Pilih Bahasa yang Membuat Kamu Penasaran
Ada banyak bahasa yang bisa dipelajari. Inggris, Spanyol, Jepang, Korea, Mandarin, Prancis, dan masih banyak lagi.
Tidak ada satu bahasa yang paling cocok untuk semua orang. Pilih bahasa yang membuat kamu punya alasan untuk terus kembali mempelajarinya.
Kalau kamu suka sepak bola, mungkin bahasa Spanyol bisa menjadi pilihan menarik. Kalau suka musik Latin, film Spanyol, traveling ke negara-negara berbahasa Spanyol, atau tertarik dengan peluang profesional di pasar internasional, semakin banyak alasan untuk mulai.
Rasa penasaran sering kali menjadi bahan bakar yang lebih awet daripada sekadar "harus bisa".

Nah, Mindia mau ngasih info batch baru nih! Chicos bisa belajar bahasa Spanyol dari nol, ataupun langsung ke tingkat lanjutan juga. Kalian engga cuma belajar bahasa Spanyol, tapi juga pengucapannya, kalimat, percakapan, dan lain-lain.
Total ada 30 jam per level, atau dua setengah bulan durasi belajar. Chicos bakalan dapet materi, e-sertifikat, dan kelas yang seru bareng tutor berpengalaman tentunya!
Atau, kalau chicos mau tanya tentang hal lain, bisa juga kok tanya-tanya ke Mindia. Tenang, dijamin udah kaya bestie sendiri!
Baca juga: Belajar Bahasa Asing Bikin Otak Tajam? Ini Penjelasannya!
Kesimpulan
Semangat 17-an bukan cuma soal ikut lomba dan berebut hadiah. Bisa juga jadi momen untuk mencoba sesuatu yang baru dan memberikan tantangan kecil untuk diri sendiri. Siapa tahu, dari satu kata sederhana seperti hola, perjalananmu justru membawa kamu ke percakapan, pertemanan, budaya, bahkan peluang baru yang sebelumnya nggak pernah terpikirkan.
Chicos juga bisa loh buat WA tanya-tanya ke Mindia terkait kelas lain dari Estudia Course. Selalu ada kelas private yang dibuka untuk siapa saja dan kapan saja.
¡Vamos, chicos!
Penulis: @strjagad