Vocab & Grammar

Belajar Bahasa Spanyol: Beda Spanyol, Meksiko, Argentina

25 October 2026 Estudia Team
Belajar Bahasa Spanyol: Beda Spanyol, Meksiko, Argentina

Pernah dengar kalau bahasa Spanyol dipakai di puluhan negara? Keren, tapi juga bikin penasaran. Apa orang Spanyol dan orang Meksiko ngomongnya sama persis? Terus, kalau kamu mau belajar bahasa Spanyol dari nol, mending ikut yang mana nih?

Tenang, santai aja! Di artikel ini kita kenalan dulu sama “rasa” bahasa Spanyol di tiga negara: Spanyol, Meksiko, dan Argentina. Yuk, kita mulai dari dasar!

Baca juga: Kenapa Kursus Bahasa Spanyol Estudia Cocok di Setiap Level

1. Kenapa Bahasa Spanyol Bisa Beda-beda di Tiap Negara?

Bahasa Spanyol itu lahir di Spanyol, lalu menyebar ke Amerika Latin dan tumbuh dengan gayanya sendiri di tiap wilayah. Gampangnya, mirip bahasa Indonesia yang logat dan pilihan katanya beda-beda di tiap daerah. Orang Jakarta, Medan, dan Surabaya sama-sama pakai bahasa Indonesia, tapi ngobrolnya bisa bikin saling berbeda.

Bedanya biasanya ada di tiga hal: pelafalan, kosakata, dan beberapa aturan tata bahasa. Nah, kabar baiknya, pondasinya sama. Kalau kamu sudah paham satu varian, kamu sudah pegang modal gede buat mengerti varian lainnya.

2. Bahasa Spanyol di Spanyol: Vosotros dan Pelafalan Khas

Di Spanyol, ada dua ciri yang paling nyentrik.

Pertama, vosotros. Ini adalah kata ganti “kalian” untuk situasi santai, misalnya ngobrol sama teman atau keluarga. Contohnya: ¿Vosotros queréis café? (Kalian mau kopi?). Kalau lagi formal, orang Spanyol pakai ustedes.

Kedua, pelafalan huruf z dan c. Huruf z, plus c yang ketemu e atau i, diucapkan mirip bunyi “th” dalam bahasa Inggris. Jadi gracias kedengarannya “gra-thias”. Unik banget, kan? Fitur ini namanya distinción, dan jadi penanda khas aksen Spanyol.

Oh iya, orang Spanyol juga hobi banget bilang vale buat “oke” dan guay buat “keren”.

3. Bahasa Spanyol Meksiko: Kosakata dan Gaya Khasnya

Meksiko itu juara dunia soal jumlah penutur bahasa Spanyol, jadi wajar kalau variannya terkenal di mana-mana. Di sini nggak ada vosotros. Semua “kalian” pakai ustedes, mau formal atau santai sama aja. Praktis!

Beberapa hal yang bikin bahasa Spanyol Meksiko terasa seru:

Pelafalan z dan c jadi “s” biasa, jadi gracias kedengarannya “gra-sias”.

Banyak kata gaul khas, seperti chido (keren) dan ahorita (sebentar lagi, sekarang, atau nanti, tergantung konteks). Iya, bikin bingung, tapi lucu.

Sopan santunnya kental banget, misalnya mande sebagai cara halus bilang “maaf, bisa diulang?”.

Baca juga: 10 Istilah Sepak Bola dalam Kosakata Bahasa Spanyol yang Sering Muncul

4. Bahasa Spanyol Argentina: Kenalan dengan Voseo

Kalau Spanyol punya vosotros, Argentina punya voseo! Di sini, kata ganti “kamu” yang dipakai sehari-hari adalah vos, bukan tú. Bentuk kata kerjanya pun ikut berubah, misalnya vos tenés (kamu punya) dan vos sos (kamu adalah).

Masih ada ciri lain yang bikin aksen Argentina gampang dikenali. Huruf ll dan y dilafalkan seperti “sy” atau “zy”, jadi calle kedengarannya kira-kira “ka-sye”. Intonasinya melodis banget, sering dibilang mirip logat Italia. Kata che dipakai buat menyapa, kayak “eh, bro!”.

Nah, ini bagian paling seru! Benda yang sama bisa punya nama beda-beda:

Arti

Spanyol

Meksiko

Argentina

Mobil

coche

carro / coche

auto

Komputer

ordenador

computadora

computadora

Ponsel

móvil

celular

celular

Jus

zumo

jugo

jugo

Kentang

patata

papa

papa

Kelihatan kan? Banyak yang sama, tapi ada juga yang beda jauh. Polanya, Spanyol kadang punya kata sendiri, sementara negara-negara Amerika Latin lebih sering kompak satu sama lain.

5. Apakah Penutur Spanyol dari Beda Negara Saling Paham?

Jawabannya: iya, hampir selalu! Orang Spanyol, Meksiko, dan Argentina bisa ngobrol santai tanpa penerjemah. Paling-paling ada momen “eh, itu maksudnya apa sih?” buat kata slang tertentu, lalu dijelasin sebentar, terus lanjut lagi. Persis kayak kita yang kadang perlu nanya arti kata gaul dari daerah lain.

Kamu nggak perlu takut salah pilih varian kok. Dasar-dasarnya, seperti salam, angka, kata kerja, dan kalimat sederhana, berlaku di mana-mana.

6. Bahasa Spanyol Mana yang Sebaiknya Dipelajari Pemula?

Sebenarnya nggak ada jawaban yang salah. Yang penting, pilih satu varian jadi acuan dulu biar belajarnya nggak ruwet. Campur aduk aturan dari tiga negara sekaligus di awal itu bisa bikin kepala berasap, lho!

Di Estudia, acuan yang dipakai adalah bahasa Spanyol dari Spanyol (Spain). Tata bahasa dan kosakata intinya tetap kepakai kalau nanti kamu mau ngobrol sama penutur dari Meksiko, Argentina, atau negara lain. Begitu dasarnya kuat, kenalan sama variasi regional malah jadi bagian paling asik!

Nah, Mindia mau ngasih info baru nih! Mau belajar bahasa Spanyol dari 0? Kamu udah ketemu tempat yang tepat, soalnya di Estudia ada banyak pilihan kelas! Salah satunya adalah Estudia Private Class. Kamu bisa atur jadwal sendiri, materi yang disesuaikan kebutuhan, kelas online, dan bisa 1-on-1 atau grup bareng bestie! Kelas ini cocok buat chicos yang pengen belajar lebih fokus, atau punya target khusus. Kelasnya santai, fun, dan beginner-friendly. Mantap, kan?

Atau, kalau chicos mau tanya tentang hal lain, bisa juga kok tanya-tanya ke Mindia. Tenang, dijamin udah kaya bestie sendiri!

Baca juga: Belajar Bahasa Asing Bikin Otak Tajam? Ini Penjelasannya!

Kesimpulan

Bahasa Spanyol di Spanyol, Meksiko, dan Argentina memang punya warna masing-masing, tapi tetap satu rumpun. Jadi, nggak usah ragu buat mulai! Kenali dasarnya, nikmati variasinya, dan biarkan rasa penasaranmu jadi bahan bakar.

Kalau kamu lebih nyaman belajar dengan panduan, kamu bisa melirik kursus online bahasa Spanyol seperti Estudia, dengan kelas reguler, private, dan bisnis yang bisa disesuaikan sama kebutuhanmu.

Chicos juga bisa loh buat WA tanya-tanya ke Mindia terkait kelas lain dari Estudia Course. Selalu ada kelas private yang dibuka untuk siapa saja dan kapan saja.

¡Vamos, chicos!

Penulis: @strjagad

Share: