Día de los Muertos vs Halloween: Kosakata dan Budaya yang Beda Tipis!
Kalau dengar kata Halloween, pasti langsung kepikiran labu, kostum seram, dan “trick or treat!”, kan? Tapi di dunia yang berbahasa Spanyol, ada perayaan lain yang mirip-mirip nih, yaitu Día de los Muertos atau Hari Orang Mati. Sekilas kelihatannya sama, tapi ternyata keduanya punya vibe dan nilai budaya yang sangat berbeda loh!
Baca juga: Siesta: Tradisi Tidur Siang dalam Budaya Spanyol
1. Asal Usul yang Berbeda
Halloween berasal dari tradisi Celtic kuno bernama Samhain, yang dirayakan setiap 31 Oktober untuk menandai berakhirnya musim panen dan datangnya musim dingin. Sedangkan Día de los Muertos yang dirayakan setiap 1–2 November punya akar dari tradisi Aztec kuno yang kemudian berpadu dengan pengaruh Katolik Spanyol setelah masa penjajahan. Jadi, meskipun sama-sama membicarakan roh dan kematian, asal-usulnya benar-benar berbeda. Halloween muncul dari dunia Eropa utara yang dingin dan mistis, sementara Día de los Muertos tumbuh dari kebudayaan Amerika Latin yang penuh warna dan spiritualitas.
2. Makna di Baliknya
Kalau Halloween lebih menonjolkan suasana misteri, horor, dan kengerian tentang dunia roh, maka Día de los Muertos justru menghadirkan nuansa kebersamaan dan perayaan kehidupan. Di Meksiko, keluarga menyiapkan makanan, lilin, dan bunga marigold / cempasúchil untuk menyambut roh leluhur yang “pulang” ke rumah selama dua hari tersebut. Halloween adalah tentang menghadapi rasa takut, sementara Día de los Muertos adalah tentang mengingat cinta. Dua-duanya sama-sama berbicara tentang kematian, tapi dengan cara yang sangat berbeda. Yang satu menakut-nakuti, dan yang lainnya menghangatkan hati.
3. Kosakata yang Wajib Kamu Tahu
Dalam suasana Halloween, kamu bakal sering dengar kata-kata seperti fantasma (hantu), calabaza (labu), bruja (penyihir), disfraz (kostum), dan dulce (permen). Sementara untuk Día de los Muertos, ada kosakata khas seperti ofrenda (meja persembahan), calavera (tengkorak), pan de muerto (roti khas perayaan), cempasúchil (bunga marigold), dan altar (altar penghormatan). Nah, banyak banget kata seru yang bisa kamu pelajari kan, apalagi kalau kamu ikutan kursus bahasa Spanyol. Kamu nggak cuma tahu artinya, tapi juga konteks budaya di baliknya.
Baca juga: Kalau Bisa Inggris, Belajar Bahasa Spanyol Jadi Lebih Gampang
4. Cara Merayakannya
Di Halloween, orang akan berdandan seseram mungkin dan jalan keliling minta permen. Lalu untuk Día de los Muertos, keluarga datang ke pemakaman, membawa makanan, foto, dan musik kesukaan orang yang sudah tiada. Dua-duanya punya cara “berhubungan” dengan dunia lain, tapi satu lewat trick or treat, dan yang satunya lewat kenangan dan cinta.
5. Kenapa Keduanya Menarik Buat Dipelajari
Karena lewat dua perayaan ini, kamu bisa melihat dua sisi yang berbeda dari budaya Barat dan Latin. Halloween mengajarkan kita soal keberanian menghadapi hal yang menyeramkan, sedangkan Día de los Muertos mengingatkan kita untuk selalu menghargai orang yang kita cintai, bahkan setelah mereka pergi.

Nah, Mindia mau ngasih info batch baru nih! Chicos bisa belajar bahasa Spanyol dari nol, ataupun langsung ke tingkat lanjutan juga. Kalian engga cuma belajar bahasa Spanyol, tapi juga pengucapannya, kalimat, percakapan, dan lain-lain.
Total ada 30 jam per level, atau dua setengah bulan durasi belajar. Chicos bakalan dapet materi, e-sertifikat, dan kelas yang seru bareng tutor berpengalaman tentunya!
Atau, kalau chicos mau tanya tentang hal lain, bisa juga kok tanya-tanya ke Mindia. Tenang, dijamin udah kaya bestie sendiri!
Baca juga: Mengenal Budaya Spanyol: Flamenco, Pesona Sebuah Tarian
Kesimpulan
Halloween dan Día de los Muertos memang kelihatan mirip, tapi kalau kamu pelajari lebih dalam, keduanya seperti dua sisi koin yang sama. Sama-sama berbicara tentang hidup dan mati, tapi dengan cara yang berbeda. Jadi, yuk mulai belajar kosakata bahasa Spanyol biar kamu bisa paham maknanya langsung dari sumbernya! Siapa tahu, belajar lewat kursus bahasa Spanyol bikin kamu makin jatuh cinta dengan budaya mereka loh.
Chicos juga bisa loh buat WA tanya-tanya ke Mindia terkait kelas lain dari Estudia Course. Selalu ada kelas private yang dibuka untuk siapa saja dan kapan saja.
¡Vamos, chicos!
Penulis: @satriosjagad